GIANYAR, Radar Bali.id– Kondisi upah yang tak sesuai standar untuk para pekerja pariwisata di Bali menjadi sorotan anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta.
Menurutnya upah pekerja di Bali yang rendah. Pekerja pariwisata di Bali juga banyak yang bertahun-tahun malah masih berstatus daily worker. Atas fakta ini, ke depan ini diharapkan menjadi program pembenahan baik oleh calon kepala daerah dan anggota DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi Bali, demi proteksi pekerja di Bali.
Karena apabila masalah kelayakan upah ini tak dihiraukan, maka dampak nyata akan semakin terasa dan berakibat buruk, merembet kepada masalah sosial, budaya, yang multi dimensi.
Jika ini dibiarkan, banyaknya remaja yang bekerja keluar negeri dengan alasan demi gaji besar, juga akan berdampak negatif pada minimnya warga yang akan terlibat saat acara di tingkat adat. Seperti kekurangan sekaa gong dan sekaa lainnya.
Masalah kesehatan juga menjadi perhatian , mulai. dari tingginya ibu ini yang menderita kanker servik, penyalahgunaan narkoba, hingga banyaknya masyarakat terindikasi setres akibat berbagai masalah sosial dan keluarga.
”Diperlukan jalan keluar dari semua pihak, pemerintah, wakil rakyat dan masyarakat umum untuk bekerja bersama mengatasi berbagai permasalahan kompleks ini,” tandas politisi asal Desa Guwang ini. [*]


