Nyoman Parta

Pertamina Bali Diminta Segera Bereskan Kelangkaan Gas LPG

GIANYAR, BALI EXPRESS – Beberapa hari belakangan ini gas LPG di sejumlah Kabupaten di Bali mengalami kelangkaan. Mulai dari Kabupaten Buleleng, Badung, Denpasar, dan dua bulan lalu juga terjadi di Karangasem. Kini masyarakat di Kabupaten Gianyar pun merasakan hal serupa.

Salah satunya Ni Made Resni, 35. Warga Kecamatan Ubud itu mengaku sudah keluar masuk di beberapa warung di kawasan Ubud, Gianyar, pada Senin (5/6). Namun warung yang ia singgahi semuanya kehabisan LPG 3 kilogram. “Sekitar 8 warung saya masuki semua bilang gasnya habis,” ujarnya.

Padahal dirinya sangat membutuhkan gas LPG 3 kilogram itu. Selain untuk memasak sehari-hari, ia juga punya usaha warung makan sederhana. “Memang sehari-hari pakai yang 3 Kg, kalau beli yang besar modalnya kurang,” lanjutnya.

Ia pun mengaku tidak tahu apa penyebab gas LPG 3 Kg ini langka. Sedangkan menurut penjual gas LPG 3 Kg langganannya, gas LPG 3 Kg ini kosong sejak libur panjang kemarin.

Terkait hak tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Luh Gde Eka Suary menjelaskan bahwa dirinya juga mendapatkan informasi mengenai kelangkaan gas ‘melon’ di warung-warung yang ada di Gianyar.

Dan untuk memastikan penyebabnya, ia telah menugaskan kepala bidangnya untuk langsung menanyakan ke agen-agen. “Kabid kami kita intruksikan turun ke beberapa agen gas untuk memastikan penyebab kelangkaan gas melon ini, ” ujarnya.

Dan berdasarkan hasil pengecekan ke lapangan, ia mengatakan jika libur panjang membuat pegawai dari agen-agen ini juga menjalani libur sehingga gas melon tak terdistribusikan ke warung-warung.

“Dari hasil kami turun ke lokasi, ketersediaan gas LPG 3 Kg mencukupi, namun dikarenakan kondisi kemaren libur panjang dan kantor agen tutup sehingga menyebabkan pendistribusian gas LPG terhambat,” tandasnya.

Disisi lain, menurut anggota DPR RI Komisi VI, I Nyoman Parta, pejabat Pertamina di Bali slow respon dalam mengambil langkah antisipasi dan justru menyalahkan hari libur.

“Kalian para pejabat Pertamina di Bali, kalau kalian lapar kalian bisa makan dari restoran ke restoran,  tapi bagaimana kalau rakyat tidak dapat Gas LPG? Mereka akan kesusahan untuk memasak,” tegasnya.

Maka dari itu persoalan ini akan dibawa oleh pihaknya dalam RDP dengan pihak holding Pertamina di Senayan. “Saya akan bawa persoalan ini dalam RDP dengan pihak Holding Pertamina di Senayan,” tandasnya. (ras) 

 

https://baliexpress.jawapos.com/bali/05/06/2023/pertamina-bali-diminta-segera-bereskan-kelangkaan-gas-lpg/

YouTube

NYOMAN PARTA SH

FACEBOOK

INSTAGRAM

Penulis

Teman Parta

Teman Parta