BaliNews.id – Sepinya obyek wisata alam akibat pandemi Covid-19 tentunya memberikan berdampak bagi seluruh lapisan kehidupan masyarakat. Tidak terkecuali satwa yang tinggal di obyek wisata alam. Kondisi ini semakin memburuk setelah tempat wisata sering ditutup, dan pasca dibuka pun jumlah kunjungan wisatawan tidak sebanyak biasanya.
Kondisi tersebut merupakan antipati dari keadaan normal, saat obyek pariwisata dapat memberikan makanan yang cukup bagi para satwa. Namun saat ini, sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pakan satwa, akibat beban operasional lainnya yang juga cukup tinggi. Meski beberapa penelitian dan artikel menyebutkan bahwa pemberian makanan oleh pengunjung pada satwa liar secara alamiah dapat menyebabkan terjadinya perubahan prilaku pada satwa itu sendiri.
Namun realita, kondisi dilapangan sangatlah berbeda wisata alam dan satwa kini tengah menjerit. Bahkan beberapa obyek wisata alam kini tengah menggelar open donasi untuk bisa memenuhi kebutuhan makanan tersebut.

Bahkan Nyoman Parta Anggota DPR RI Komisi VI fraksi PDIP, disela-sela kegiatan turut menyempatkan diri untuk mengujungi Obyek Wisata Sangeh. Seperti yang terlihat di postingan Facebook Page Nyoman Parta
Di konfirmasi melalui telfon, Nyoman Parta menuturkan bahwa kondisi satwa seperti monyet tersebut juga terkena dampak dari pandemi. Sehingga ia juga mengingatkan kita semua untuk turut membangun kepedulian, terlebih sebagai makhluk sosial sesuai landaskan Tri Hita Karana, minimal sekedar memberi makan saat lewat di obyek wisata. Hal tersebut tentunya dapat membantu para satwa untuk bertahan.
“Minimal kita sebagai manusia bisa membangun kepedulian, saat lewat misalnya luangkan waktu untuk sekedar memberi makan satwa,” ujar Parta.
Ia juga mengatakan bahwa kondisi pandemi bukanlah kondisi yang mudah untuk di atasi, tidak hanyak peran pemerintah namun juga masyarakat secara luas harus turut menaruh kepedulian terhadap kondisi satwa saat ini. Jika kondisi tersebut dibiarkan bahkan dapat mengganggu kehidupan manusia.
“Tidak menutup kemungkinan jika para satwa atau monyet yang kesulitan mendapatkan makanan bisa memasuki rumah-rumah warga untuk mencari makanan,” tambah Parta.
Nyoman Parta juga turut mengajak generasi muda dan para komunitas sosial untuk turut menaruh perhatian kepada kondisi satwa, serta bersinergi bersama dengan pemerintah dan pengelola wisata bisa ikut melakukan kegiatan-kegiatan positif yang dapat membantu mengatasi kondisi sulit di tengah pandemi ini.
https://www.balinews.id/obyek-wisata-alam-menjerit-begini-komentar-nyoman-parta/


